Pemerintah Kampung Gemebs Mendapatkan Bantuhan Beras Gratis

PEMERINTAH KAMPUNG GEMEBS MENDAPATKAN PELAYANAN BANTUHAN BESAR GRATIS LEWAT DINAS SOSIAL KAB.JAYAPURA YANG SUDAH BEKERJA SAMA DENGAN KEMENTRIAAN SOSIAL RI DAN TKSK SERTA PEMERINTAH DISTRIK NIMBORAN

Gemebs” pemerintah kampung  menerima pendropan bantuhan beras sejahtra tahap IV disalurkan bagi masyarakat. Yang mana mencangkup kebutuhan pangan bagi masyarakat kampung yang berada di distrik dari 13 kampung dan 1 kelurahan.

Bantuhan bansos rastra ini bersumber dari kementrian sosial republik Indonesia yang di bantu oleh PT BULOK perwakilan provinsi papua dan papua barat hal ini untuk kebutuhan masyarakat di tuntun dengan Data KPM sebagai penerima yang artinya  Data kartu Keluarga dan KTP  pun harus ada sehingga bisa tercangkup juga kesejahtraan masyarakat.

Masuki Ambo, S.ST menyatakan bahwa pemerintah distrik nimboran dan Tenaga kesejahtraan sosial kecamatan berupaya mengaju program pemerintah pusat terkait kerja-kerja  penyaluran bansos ini dilakukan oleh Dinas sosial Kab jayapura

Penyaluran beras di lakukan oleh dinas sosial  kab jayapura bertujuan agar masyarakat dapat menerima manfaat yang layak Baik dari segi program yang di berikan oleh pemerinta pusat lewat kementrian sosial. Atau pun program, yang diberikan pemerintah daerah lewat program-program yang ada

Penyaluran ini di lakukan di dinas sosial kab jayapura dengan jumlah data dari kampung dan kelurahan yang ada di disrtik nimboran sehingga program pangan tersebut bisa di terima masyarakat.

Kamis 15/11/2018 proses penyaluran ini hanya satu hari karena kepala kampung sudah bekerja sama dengan petugas Tenaga kesejahtraan sosial kecamatan

Helena griapon S, Kep menyatakan bahwa Dalam proses penyaluran  ini masikuran dengan data KPM  yang di mana sebagai penerima manfaat ini masi kurang dari jumlah yang sebernarnya pada kampung-kampung dan kelurahan di distrik nimboran.

Hal ini juga yang di inginkan Sekertaris distrik nimboran Marsuki Ambo, S.ST karena jumlah penerima raskin duluh untuk distrik nimboran itu bisa mencapai 36 Ton di bandingkan dengan di ubah menjadi bansos  rastra itu hanya tercatat 15 Ton saja yang di tangani dinas sosial kabupaten jayapura.

Artinya ini masi sangat kecil bantuhan bansos dengan jumlah penerima yang begitu banyak dan selaluh menanyakan mengapa nama nya tidak ada dalam Pemerima bansos ini. Pesan saya pada dinas sosial kabupaten jayapura bisa melihat hal-hal yang kecil untuk di berdayakan.

Laurens warisyu menjelaskan bahwa sebernarnya data penerima buat kampung gemebs itu 150 KPM tetapi yang sekaran hanya 52 KMP artinya jumlah penanganan masalah kemiskinan masikuran di bandingkan dengan pemankasan data yang di lakukan oleh BPS Kemensos sehingga ini perluh di kaji lagi dengan baik sehingga pemerintah kampung  juga jagan di salakan oleh masyarakat hanya karena program beras gratis.

Disigi lain Sekertaris distrik nimboran Marsuki Ambo, S.ST sangat berterima kasi terutama pada petugas TKSK yang sudah dalam hal ini membuat hubungan dengan pemeritah distrik terkait program – program baik itu dari kementrian sosial atau pun kementrian lain. (http://gemebs- griapon admin)

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*