Pemerintah Kabupaten Jayapura Dinas Sosial

Gemebs”- dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Jayapura  Dinas Sosial berangkatkan peserta pelatihan dari beberapa distrik di kabupaten jayapura di antaranya distrik nimboran, Rabu 14/02/2018. peserta tersebut berasal dari kampung gemebs, Kampung Meukisi, Distrik Yokari.

Ungkapan Dinas Sosial Kabupaten Jayapura, Pelatihan ini dilakukan buat anak putus sekolah dalam Mengikuti Pelatihan Pada Panti Sosial Marsudi Putra” Toddopul” Makasar.

Laurens warisyu selaku kepala kampung gemebs sangat berterima kasi pada dinas sosial kabupaten jayapura yang sudah memili salah pemuda yang mengalami kendalah dalam melanjutkan studi menjadi putus sekolah .

Harapan kepala kampung gemebs dengan di berangkatkan nya musa griapon mengikuti pelatian selama kurang sepuluh bulan mukin setela pulang kembali kekampung mukin musa griapon bisa memberikan sesuatu yang baru pada pemuda lain yang ada di kampung gemebs.

Menurut data anak putus sekolah yang di miliki oleh Helen Griapon selaku Tenaga Kesejaktraan Sosial Kecamatan TKSK Nimboran Bahwa data tersebut paling banyak di kampung gemebs, karena perminahan yang di minta oleh dinas sosial yaitu berumur 15-17 Tahun karena di kampung-kampung yang ada pada wilaya distrik nimboran itu pling banyak 19 tahun keatas.

Maka dengan itu kampung gemebs yang terdapat data oleh TKSK Nimboran sehingga TKSK nimboran menanyakan orang tua anak putus sekolah. Dalam hal ini TKSK menanyakan pada yosep Griapon selaku orang tua asu.

Tangapan yosep griapon selaku orang tua bahwa anak nya yang bernama musa griapon yang di mintah TKSK untuk ikut dalam pelatiahan saya selaku orang tua sangat berterima kasi pada pada TKSK Nimboran dan juga pada Pemeritah kabupaten jayaura dinas sosial yang sudah mengambil anaknya.

Menurut keterangan orang tua bahwa dirinya udah memaksa anaknya untuk sekolah tetepi karena masalah orang tua sehingga anaknya jadi korban sehingga anaknya menjadi tres dan malas untuk melanjukan sekolah kembalianak tersebut malas lagi. Jadi dengan datangnya TKSK menawarkan program tersebut ia langsung setuju dan juga anaknya pun setuju.

Maka dengan itu anak tersebut yang bernama musa griapon telah di berangkatkan ke makasar jam 09:00 Wit dengan Memakai pesawat LION AIR

Dalam permintahan peserta anak putus sekolah oleh kementrian sosial itu sebagi bentuk pertolongan agar anak tersebut mampu bersaing dengan anak yang masi duduk di bangku sekolah.

Himbanwan ini dengan bentuk dukukan pemerintah pusat dalam hal ini kementrian sosial membantu membekali bakat anak agar bisa bersaing dengan perkembanggan jaman. (naftali-griapon/gemebs)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*