BPKP Provinsi Papua Memeriksa Laporan Pengunaan Angaran Dana ADD Kampung Gemebs Tahun 2017

Gemebs”-  Kampung gemebs, tim inspektorat bersama bpkp mendatanggi di kampung gemebs untuk memeriksa laporan fisik maupung laporan program yang di buat dalam RAPBK gemebs.

bpkp perwakilan provinsi papua dalam hal ini, melihat lansung menejemen penggelolah keuangan kampung di tahun 2017 06/02/2018.

kunjungan bpkp di kampung gemebs  mewakili kampung-kampung yang ada di distrik nimboran agar kampung lain bisa menjadi contoh bagi kampung gemebs.

Mengapa hal ini di ambil oleh bpkp mengenai tata kelola keuangan kampung karna kampung gemebs sedang dalam proses perubahan yang sangat besar mengenai tata  kelola keuangan kampung maupun program-program yang di kerjakan.

Kunjungan tersebut Tim bpkp hanya memeriksa dana ADD sebesar 700 juta di tahun 2017, banyak hal-hal yang di alami oleh kampung gemebs kusus nya dalam tugas-tugas dan pungsi-pungsi pengurus kampung dalam  menejemen keuangan kampung dalam hal ini kampung gemebs harus memili buku kas kampung dan juga BUMK gemebs.

Sehingga dalam hal ini pesan bpkp pada kepala kampung gemebs serta pengurus kampung yang menengani pelaporan pengunan angaran kampung itu harus disesuaikan dengan bukti fisik dan juga penangujawab pelaksana program agar di kemudian hari di periksa tidak terjadi kekeliruan.

Menurut pengamatan dengan program yang sudah di lakukan di muskam itu sudah di buktikan oleh bukti fisik di lapangan karena tim bpkp sudah melihat sendiri proses pembagunan angaran, dalam hal ini bangunan dua buah rumah warga sudah mencapai 100%, banguna percetakan batu pres suda mencapai 80 %,  Trotoar itu baru mencapai 40%,  pagar kampung baru mencapai 60 %.maka dengan itu Tim bpkp meminah dalam waktu dua minggu pekerjaan yang tersisa suda harus selesai di kerjakan.

Selain itu Tim bpkp memeinta pada pemerintah kampung gemebs harus menyiapkan laporan keuangan kampung yang sebaik-baiknya sehingga pada sahat pengecekan tidak terjadi kekeliruan antara pengunaan angaran dan pertangunjawaban angaran.

Keinginan Tim bpkp agar dalam pembuatan laporan tidak terjadi sisa hasil pengunaan angaran(silpa) karena silpa juga bisa memperlabat proses pencairan dana di tahap berikut. Kalu kampung gemebs di kenakan silpa berti dalam pelaporan RAPBK di tahun berikutnya agar supaya tidak terjadi Silpa

Laurens warisyu selaku kepala kampung mengatakan pada tim bpkp di balai pos yandu kampung bahwa dirinya kedepan akan mempertegas pengunaan angaran baik dari ADD, ADK, Prospek.

Karena dengan kejelasan dari tim bpkp bahwa kedepannya ini nanti lebi sulit mengenai pertangujawaban keuangan kampung itu suda system nya onlain bukan soflain lagi.

Pemeritah kampung gemebs kedepan nya harus bisa mengunakan aplikasi seskudes sehingga pada sahat di mintai laporan pegunaan angaran sadah bisa di berikan lansung dari aplikasi ini kata Tim bpkp.(gemebs – Griapon Thomas admin)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*