Kampung Gemebs Membagun Badan Usaha Milik Kampung

Jumat 24 November 2017 – Masyarakat kampung membagung dandang usaha milik kampung dengan mengunakan sebesar Rp 100.000.000 angaran yang dipakai adalah dari alokasi dana ADD tahun 2016 dalam program hasil musyawara desa di kampung sehingga di pergunakan untuk  proyek pembangunan kampung degan jenis usaha yang di kembangkan percetakan batu telah sebagai aset kampung  dengan dan disebut sebagai badan usaha milik kampung yang di imbanggi dengan keuangan yang di berikan pemerintah ke kampung dan di kelolah kampung  yang  dan di control oleh  kepalah kapung gunanya agar hasil usaha nya percetakan batu telah bisa berjalan dengan baik

untuk menambah pengasilan kampung mengingat dana OTSUS  tinggal 3 tahun yaitu berakir pada tahun 2022 maka itu dalam upaya ini.

Laurens  Warisyu selaku kepala kampung Gemebs memiliki gagasan untuk membangkitkan badan usaha milik kampung yang di miliki oleh program pemudah kampung gemebs gunanya untuk menguranggi angka penganguran di kampung sehingga pemudah kampung dapat mengelolah  nya dan masyarakat kampung bisa memberikan suber dana bagi pemerintah kampung.

Tanggapan masyarakat sangat baik ada pula yang beranggapan berbeda tetapi semua itu adalah proses pembelajaran mengembangkan BUMK agar supaya di kemudian hari bilah mana dana yang di kucurkan  dana pemerintah pusat , provinsi dan  pemeritah daerah berakir  maka kampung gemebs sudah memiliki modal hasil dari BUMK. Sehingga itu sebagai haset pengasilan kampung.(admin/gemebs Griapon Naftali)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*