Pengembangan Teknologi Pembuatan Fermentasi Kampos dari Daun Jambu Biji

Thomas Naftali Griapon mempratekan pembuatan kompos dari daun jambu biji yang di lakukanpada hari Rabu taggal 29 november 2017 jam 10:00 s/d 14:00 di lep ilmu hayati fakutas pertaniaan kehutanan dan kelautan universitas ottow geissler papua jln kotaraja dalam kota jayapura.

hal ini guna meningkatkan penambahanilmu untuk masyarakat tau dan juga dapat dipakai buat tanaman kususnya dalam mengembangkan budidaya tanaman pertanian dan dalam hal ini adalah uji cobah dalam penelitian yang di kembangkan oleh universitas ottow geissler papua fakutas pertanian, kehutana dan kelautan jurusan agroteknologi dengan upaya yang di bekali oleh dosen-dosen dengan pulah itu Thomas naftali griapon selaku anak dari kampung gemebs yang lagi membuat satu teknologgi yang maka dengan itu Thomas naftali griapon berharap bahwa masyarakat di kabupaten jaya pura bisa membuat kompos dari bahan organikuntuk di jadikan sebagai media tanam tanama pertanian kususnya di lingkunggan tempat ia tingal dan bahan-bahan nya mudah di dapat di lingkukan sehinga Thomas naftali selaku pembuhat pupuk kompos dari dau jambu biji untuk bisa di lihat dan di teiru oleh masyarakat kusus nya masyrakat kampung gemebs. Sehingga tidak menimbulkan epek rumah kaca. Dalam paratek tersebut banyak teman-teman

yang tertarik untuk membantu melakukan dan bahan yang di butukan tidak membutukan biaya yang sanggat mahal Cuma bisa mengeluarkan uang Rp 100000 saja sudah misa panen hasil pertanian apalagi sayur-sayuran dan dalam pembuatan pun tidak terlalu susah untuk di buat Cuma membutukan waktu aja media bahan dasarnya sudah bisa di pakai.bahan yang di gunakan adalah M4, gula ,air serta ember untuk dipakai fermentasi.setela di permentasi bahannya sudah bisa di gunakan

Cara kerja nya ambil daun jambu laluh di potong kecil-kecil kemudian, M4 masukan dalam ember berukukan 35 liter dan tmbakan gulah 3000 gram lalu putar sampat larutannya tercampur kemudian masukan irisan daun jambu biji kedalam embur yang dengan larutan kemudian aduk pelanpelan sampai merata kemudian tutup dengan pastik muka ember agar udara tidak masuk kemudian buatkan lubang penguapandari tenga-tenga dan masukan ujung selang kedalam ember lalu ikat dengan karet rapat laluh ujung bagian lainya di masyukan dalam tanah berukuran 2 cm biarkan selama 3 minggu setela tiga minggu bisa di pakai campur dengan tanah hitam dan dedak atau sekam padi kemdian bisa di pakai untuk tanam-tanaman apa saja.(admin/gemebs Griapon Naftali )

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*